Hati-hati Berinvestasi Property Yang Seperti Ini

Walaupun properti masih menjadi bidang yang menjanjikan dalam memilih aset investasi, namun calon investor harus memahami terlebih dulu karakteristik properti yang akan dijadikan aset dalam berinvestasi. Mengapa investasi dibidang properti masih ada resiko? Sebab pada dasarnya infestasi dibidang properti maupun bidang lainnya tetap akan beresiko hanya saja berbeda-beda ukuran resikonya.

Kriteria properti seperti apa yang dapat beresiko dijadikan aset investasi? Nah untuk menjawabnya berikut uraian singkatnya antara lain :

  • Properti Warisan

Jenis properti atau rumah bahkan tanah warisan ini umumnya memang sedikit sulit untuk dijadikan hak milik. Ini dikarenakan kepemilikan properti warisan tersebut dimiliki oleh beberapa orang. Sehingga bila salah satu pemilik tidak setuju untuk memiliki properti tersebut. Oleh karenanya jika menemukan jenis properti seperti ini sebaiknya dihindari atau tidak diprioritaskan karena akan mempersulit Anda dalam kepemilikan. Walaupun mungkin Anda dibantu notaris namun proses memiliki properti tersebut akan membutuhkan waktu lama.

  • Sengketa

Baik properti maupun tanah yang akan Anda miliki jika masih dalam status sengketa juga akan sulit dijadikan aset. Sebab jika dijual kembali akan sulit dan membutuhkan waktu lama, bahkan harga jualnya bisa terjadi kemungkinan akan turun atau stagnan. Beberapa kasus sengketa kepemilikan antara masyarakat dengan Pemda dan sejenisnya.

  • Bentuk rumah

Jika bentuk bangunan rumah menurut Anda bagus perhatikan baik-baik dan cermat jika perlu selaraskan dengan arah mata angin. Walaupun memang tidak terlalu mempengaruhi, namun bagi sebagian masyarakat lainnya justru arah mata angin hingga posisi pjntu masum menjadiacuan apakah fengshuinya bagus baik untuk dijadikan hunian hingga pengaruh pada pekerjaan penghuninya. Bahkan sebagian ada yang menganggap rejeki dan pemasukan keuangannya diperumpamakan dengan rumah tinggal yang dihuninya.

Hati-hati Berinvestasi Property Yang Seperti Ini

  • Lingkungan

Lingkungan properti berbentuk cluster memang aman, namun memang akan sulit untuk keluar masuk rumah bila orang lain yang tidak dikenal ada keperluan. Sedangkan rumah tinggal diperumahan justru sebaliknya dimana orang tidak dikenal pun yang hanya berdagang akan mudah masuk dan keluar. Artinya ini berkaitan dengan kenyamanan pelanggan, serta hubungan sosialisasi dengan sesama penghuni rumah lainnya. Pastikan lingkungan apapun yang dipilih menunjang keamanan penghuni rumah nantinya.

Dari uraian tersebut Anda dapat menerapkannya untuk memastikan jenis properti yang aman untuk dijadikan aset investasi dimana tujuannya dapat membuat anda terhindar dari kerugian dalam melakukan investasi dibidang properti.

Aset Emas VS Aset Properti

Memiliki aset baik berbentuk properti maupun emas merupakan hal yang menguntungkan karena kedua aset tersebut memiliki resiko minim kerugian ketika terjadi krisis ekonomi sekalipun. Akan tetapi mana yang perlu diprioritaskan bagi Anda yang baru akan memulai untuk melakukan investasi pada Uang yang dimiliki?

Nah ini dapat diketahui dengan mempelajari aliran keuangan yang Anda miliki. Jika dirasa memang belum mencukupi untuk berinvestasi pada properti, maka bisa mulai berinvestasi melalui emas terlebih dulu. Sehingga ketika jumlah emas yang dimiliki sudah cukup banyak dapat dijadikan jaminan atau dijual untuk mendalatkan uang tunai yang digunakan untuk DP pembelian rumah.

Lalu manakah yang lebih baik antara berinvestasi pada aset berbentuk emas atau properti? Kedua aset tersebut sama baiknya bergantung dari sudut pandang orang masing- masing. Akan tetapi agar dapat memahami mana yang lebih menguntungkan, berikut uraian singkatnya anatara lain :

  • Emas mudah dimiliki dibanding properti

Seperti yang Anda ketahui bahwa emas mudah dimiliki karena pembeliannya dapat dilakukan mulai dari nominal kecil hingga besar. Selain itu syarat pembelian emas adalah hanya uang tunai saja, tidak seperti properti yang harus ada tanda jadi, DP, hingga biaya notaris dan lainnya.

  • Emas mudah dijual atau digadaikan

Menjual emas atau menggadaikannya prosesnya jauh lebib cepat dibandingkan properti. sehingga bagi Anda yang ingin menyimpan uang Anda agar nilainya tidak turun memanga sebaiknya pada emas seperti logam mulia. Untuk properti umumnya jika ingin dijual atau gadai prosesnya bisa seharian paling cepat bahkan lebih.

Aset Emas VS Aset Properti

  • Properti nilai asetnya meningkat signifikan

Dibandingkan emas memang properti jilai asetnya meniingkat lebih cepat, sehingga merupakan langkah tepat bagi Anda yang ingin meningkatkan nilai investasi uang Anda pada properti. Walaupun emas memiliki peningkatan nilai aset pula namun membutuhka. waktu bertahun- tahun untuk dapat memastikan uangnya akan berkembang.

  • Mencicil properti sama dengan menabung

Bila selama ini mencicil properti dianggap sebagai beban, pada dasarnya tidak. Ini dikarenakan ketatnya dan sangat diaiplinnya pembayaran rumab atau properti dikarenakan nilai aset tersebut pun ikut meningkat. Sehingga bila dibandingkan dengan Bank sempat Anda menabung peningkatannya tidak signifikaan jika jumlah uang yang ditabungkan tidak sampai puluhan juta.

Nah dari uraian tersebut mana yang akan Anda pertimbangkan untuk dimiliki sebagai aset? tentu hanya Anda yang dapat menjawabnya berdasarkan kemampuan keuangan yang Anda miliki dan keuntungan yang didapat setiap tahunnya.

Memilih Jenis Properti Untuk Investasi

Properti memang merupakan hal tepat untuk dipilih menjadi aset investasi. Akan tetapi jenis properti yang tepatlah yang dapat memberikan keuntungan pada calon investor yang menanamkan uangnya tersebut.

Jika salah memilih jenis properti yang akan dijadikan investasi akan beresiko lambatnya uang keuntungan dari yang diinvestasikan. Bahkan tidak jarang jika uang yang diinvetasikan justru tidak kembali dengan keuntungan sehingga dapat membuat Anda rugi.

Nah agar resiko kerugian investasi dibidang properti tidak terjadi, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan dalam memilih properti untuk investasi antara lain :

  • Pahami Developernya

Baik apartemen hingga rumah tinggal sekalipun tetap sebagai calon investor cerdas harus memahami perjalanan pengembang properti dalam menjalankan bisnisnya. Saat ini cukup banyak cara memahami perjalanan pengembang properti mulai dari internet hingga Badan Pertanahan.

Dengan memahaminya Anda akan terhindar dari resiko penipuan pengembang properti pada calon pemilik rumah. Dimana calon pemilik rumah sudah membayarkan tanda jadi bahkan DP atau Down Payment namun pengembang hilang tidak ada kabar.

  • Pahami Area pembangunan Properti

Untuk memahami area properti yang dibangun dapat dilakukan melalui Badan pertanahan Nasional. Tujuannya agar Anda memahami apakah area tersebut akan berkembang dan maju yang akan membuat nilai properti yang Anda miliki akan meningkat, atau justru sebaliknya. Ini dikarenakan masih ditemukan adanya pelebaran jalan yang akhirnya mengorbankan properti gang sudah Anda miliki.

  • Lokasi Strategis

Lokasi yang strategis dapat meningkatkan nilai aset properti yang Anda miliki. Kriteria strategis yang dimaksud dapat strategis dekat dengan pusat kota, atau juga dapat lebih dekat dengan akses jalan tol maupun jalan provinsi. Akses inilah yang membuat properti yang dimiliki menjadi aset yang bernilai cukup menjanjikan.

Memilih Jenis Properti Untuk Investasi

  • Luas Dan Bentuk Tanah

Luas tanah memang mempengaruhi nilai jual properti yang dimiliki dimasa mendatang. Akan tetapi bentuk tanah dan bangunannya juga bahkan dapat mempengaruhi orang yang akan membelinya kembali. Oleh karenanya hindarkan membeli luas tanah dan bangunan serta bentuk tanah yang tidak simetris, karena sebagian pembeli properti masih mengacu pada fengshui China pada rumah yang dihuni nantinya.
Dari beberapa uraian tersebut Anda dapat menerapakannya setiap akan membeli jenis propertj yang akan dijadikan aset untuk investasi Anda. Sehingga Anda akan menjadi investor yang cerdas dan cermat dalam memilih jenis aset properti Anda.