Lembaga Anti Fraud Perbanas Selenggarakan Diskusi Panel Anti Fraud

Lembaga Anti Fraud Perbanas Selenggarakan Diskusi Panel Anti FraudSalah satu yang sangat santer terdengar saat ini adalah Korupsi baik dari yang tingkat kecil hingga tingkat pejabat, dari hasil korupsi ini banyak sekali yang dirugikan bukan cuma hanya perusahaan, pemerintahaan, tetapi juga rakyat kecil Indonesia yang tidak bisa maju dengan perilaku pejabatnya yang tidak amanah, dan di Indonesia ini merupakan sudah menjadi budaya bisa dilakukan secara peorangan atau secara kelompok tergantung dari seberapa kuat jabatan yang mereka pegang.

Salah satu pelaku korupsi biasanya adalah pejabat yang bisa dibilang golongan atau kelompok yang memiliki strata tinggi, memiliki pendidikan tinggi, selalu dipandang terhormat dan memiliki kekuasan serta kewenangan, yang sangat umum sangat lihai dalam urusan seperti ini, mempunyai cara yang cerdik dan tidak terditeksi dengan mudah, memanfaatkan kesempatan, regulasi dan kontrol, membuat jaringan yang sangat komplek dan saling berkaitan satu sama lain dan melibatkan banyak orang biasanya, sangat sulit dipertanggung jawabkan dimata hukum.

Lembaga Anti Fraud Perbanas telah meneguhkan dan mencanangkan komitmennya menjadi salah satu pendidikan tinggi yang sangat menjunjung dan mengedepankan nilai integritas program anti korupsi. Sebagai pusat studi dan yang mengkaji bidang Fraud dan Korupsi yang sangat aktif melaksanakan berbagai program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat luas dan lebih paham dari beberapa model korupsi yang terjadi dewasa ini di Indonesia.

LATIFA Perbanas sudah bekerjasama dengan kedaipena.com menyelenggarakan event diskusi dengan tema “Seluruh Pejabat Berpotensi Terseret Korupsi” para hari rabu 15 Maret 2017, dari jam 10 pagi hingga 12 siang WIB, yang bertempat di ruang Auditorium unit III Perbanas. Tema ini sangat relevan dengan kondisi yang sedang marak saat ini, dimana para pejabat yang berada di pemerintahan maupun yang swasta memiliki potensi yang cukup besar bisa melakukan tindakan korupsi, mengingat keuntungan yang didapat cukup besar bagi mereka dan bisa memperolehnya dalam waktu yang cukup singkat, sebagai upaya penanganan yang serius, pencegahan, penindakan dari korupsi ini salah satunya adalah edukasi terhadap masyarakat luas mengenai kejahatan korupsi, efek dan bahayanya bagi ekonomi Indonesia.

Edukasi serta sosialisasi merupakan kegiatan efektif dalam mencegah dan meminimalisir kejahatan korupsi saat ini, dan tentunya kolaborasi dari semua pihak, pemerintah, swasta, masyakarat akan lebih efektif untuk menumpas kejahatan korupsi ini dan membuat Indonesia lebih maju lagi.