Hal Yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Tarik Tunai Dari Kartu Kredit

Kartu Kredit saat ini menjadi hal yang banyak digunakan khususnya karena semakin maraknya e-commerce. Berbagai kartu kredit berlomba-lomba memberikan tawaran menarik, mulai dari potongan harga, cash back dan lainnya. Kemajuan e-commerce yang juga merupakan mitra kartu kredit menambah pesona kartu ini kepada masyarakat Indonesia.

Akibat dari semakin mudahnya membuat kartu kredit, tak sedikit orang yang salah dalam mengelola keuangan karena lebih boros akibat pengguaan kartu kredit ini. Jika tidak bijak, penggunaan kartu kredit bukannya menguntungkan malah membuat pengguna menjadi boros.

Ada banyak sekali manfaat memiliki kartu kredit, hal yang pasti ditawarkan oleh kartu kredit adalah kemudahan. Meskipun menawarkan kemudahan, bukan berarti kamu bisa menggunakan kartu kredit tanpa aturan.

Ada beberapa hal yang ditawarkan oleh kartu kredit seperti tarik tunai, tetapi ada hal yang perlu kamu ketahui jika ingin melakukan tarik tuani dengan kartu kredit yang kamu miliki.

 #1. Dilunasi tepat waktu

Ketika kamu ingin melakukan tarik tunai dengan kartu kredit, hal yang wajib kamu lakukan adalah pembayaran penuh pada waktu yang tepat. Pembayaran tepat waktu sangat perlu dilakukan jika tidak ingin dikejar-kejar penagih utang atau permasalahan baru lainnya.

#2. Penarikan uang dari Kartu Kredit ada biayanya!

Tujuan adanya fasilitas tarik tunai di kartu kredit bukan menjadi fitur utama. Penarikan uang melalui kartu kredit hanyalah fitur yang disediakan untuk tujuan darurat.

Penarikan uang melalui kartu kredit biasanya dikenakan bunga hingga 4 persen. Bayangkan jika kamu mengambil uang 10 juta dan harus membayar 400 ribu(4 persen dari 10 juta) karena menarik uang 10 juta dari kartu kredit mu.

#3. Semakin besar limit semakin besar tagihannya

Sistem kartu kredit adalah memberikan limit berdasarkan kemampuan, tetapi tak jarang orang memiliki kartu kredit dengan limit yang cukup jauh dari penghasilan utamanya. Yang perlu kamu ketahui adalah, semakin besar limit yang kamu miliki, maka jumlah tagihan kartu kredit akan memiliki bunga yang lebih besar, ini termasuk ketika kamu ingin melakukan tarik tunai dari kartu kredit.

#4. Jangan tarik tunai dari kartu kredit jika tidak mendesak

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, fitur penarikan tunai dari kartu kredit bukanlah fitur utama dari kartu kredit itu sendiri. Memang setiap pemilik kartu kredit bisa mengambil tarik tunai, tetapi yang perlu diingat – bunga penarikan uang melalui kartu kredit cukup besar, sehingga jangan pernah melakukan tarik tunai kecuali dalam keadaan mendesak melalui kartu kredit.

Demikian beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum melakukan tarik tunai melalui kartu kredit. Bijaklah menggunakan kartu kredit, karena dibalik kemudahan – ada hal buruk yang bisa didapatkan jika tak digunakan secara bijak. Salam.

Mau Jadi Freelancer Sukses? Pahami Hal Ini!

Saat ini, bekerja tidak hanya bisa dilakukan di kantor atau tempat kerja mainstream pada umumnya. Kemajuan teknologi juga membuat perubahan cukup drastis untuk pekerjaan, dimana saat ini – orang bisa bekerja hanya melalui rumah atau dimana pun ia berada!

Ya, seseorang bahkan bisa bekerja dari pantai atau tempat liburan lainnya tentunya jika fasilitas seperti internet memadai. Karena untuk bekerja seperti ini, internet merupakan kuncinya.

Cukup laptop dan internet(serta listrik tentunya ūüėÄ ), maka para pekerja seperti ini bisa bekerja dimana pun dan kapan pun. Ya, mereka adalah Freelancer.

Freelancer adalah sebutan bagi mereka yang bekerja tanpa terikat waktu dan tempat kerja. Kalau di Indonesia sendiri, istilah Freelancer ini sama seperti kerja serabutan, artinya bisa bekerja jika ada proyek yang bisa dikerjakan.

Saat ini, dunia internet juga sangat berkembangg dan banyak perusahaan yang memanfaatkan hal ini untuk mencari pegawai jarak jauh atau pekerja remote. Pekerja remote sama seperti pekerja pada umumnya, biasanya ia akan diberikan pekerjaan(proyek), bisa juga untuk jangka waktu yang lebih panjang – perbedaannya hanya si pekerja tidak perlu datang ke kantor atau langsung bertatap muka dengan perusahaan. Dari sisi perusahaan, ini sangat menguntungkan karena bisa mencari pekerja diseluruh dunia sesuai kebutuhan dan dari sisi Freelancer, ini menjadikan ia bisa bekerja dimana pun ia mau!

Tapi, untuk bisa menjadi Freelancer yang sukses, diperlukan beberapa hal berikut. Apa saja?

Pandai mengelola keuangan

Seorang Freelancer bisa mendapatkan penghasilan yang jauh lebih besar dari pegawai biasa jika mendapatkan proyek besar. Tetapi yang perlu diingat, proyek bisa saja tidak setiap bulan didapat – jadi, jangan lupa untuk mengelola keuangan secara bijak.

Bisa mengatur waktu

Freelancer bukan berarti tidak sibuk, seorang Freelancer memiliki kesibukan bahkan kadang lebih sibuk dari pegawai pada umumnya. Kelebihan dari Freelancer adalah waktu yang fleksibel, sehingga perlu kemampuan untuk mengatur waktu sehingga semuanya bisa terkelola dengan baik.

Pekerja keras

Jangan sampai salah persepsi menganggap bahwa Freelancer itu tidak perlu kerja keras. Seorang Freelancer memang memiliki waktu fleksibel dan tempat yang sesuai keinginan, tetapi seorang Freelancer juga memiliki tanggung jawab besar sehingga tetap harus bekerja keras.

Mau terus belajar

Seorang Freelancer dituntut untuk terus mengupgrade kemampuannya sehingga bisa bertahan dan semakin maju dalam bidang pekerjaan yang digelutinya. Untuk itu, seorang Freelancer harus mau untuk terus belajar dan belajar sehingga tidak ketinggalan zaman.

Mental yang kuat

Seorang Freelancer harus memiliki mental yang kuat. Bagaimana pun, seorang Freelancer harus bisa untuk memasarkan dirinya sehingga orang mau memberikan proyek. Kegagalan merupakan hal yang sangat lumrah dalam mencari proyek bagi seorang Freelancer sukses, jadi mental akan sangat diuji.

Cara Hemat Pengeluaran Untuk Rumah Tangga

Ketika sudah berumah tangga, masalah menjadi hal krusial yang harus dikelola dengan baik. Salah mengelola keuangan, hancurlah sudah banyak hal khususnya bagi keluarga yang belum memiliki banyak tabungan.

Permasalahan mengelola keuangan bukan hanya dibutuhkan bagi mereka yang memiliki penghasilan besar, justru mengelola keuangan harus diterapkan dari berapa pun penghasilan keluarga tersebut. Mengelola keuangan yang baik pastinya membuat keuangan dalam keluarga kecil menjadi lebih teratur.

Ada beberapa tips untuk menghemat pengeluaran untuk rumah tangga. Dengan melakukan beberapa tips ini РAnda bersama keluarga bisa lebih hemat tetapi juga tidak menyampingkan untuk mencari hiburan. Karena apalah artinya menghemat tetapi tidak bisa menikmati hidup bukan? itu sih bukan hemat lagi tetapi kikir!

Nah, tips apa saja yang bisa Anda yang telah berkeluarga bisa lakukan untuk menghemat pengeluaran?

1. Berlangganan paket internet di rumah

Saat ini, internet bisa dikatakan menjadi salah satu kebutuhan yang cukup utama. Bukan hanya untuk media sosial, internet saat ini juga sangat dibutuhkan untuk pekerjaan, belajar, hiburan dan lainnya.

Beberapa penyedia layanan internet di Indonesia juga menyertakan paket untuk internet+tv berlangganan. Ini bisa menjadi alternatif untuk hiburan di rumah sehingga tidak perlu sering-sering keluar.

2. Berburu diskon? why not!

Saat ini, berbagai platform layanan e-commerce bermunculan. Berbagai platform saling perang diskon dan promo. Ini tentu sangat menguntungkan bagi konsumen.

Anda bisa mendapatkan beberapa diskon dan promo bila cerdik untuk mencari informasi. Jadi, tidak ada salahnya sering mencari informasi diskon dan siapa tau sedang ada diskon untuk barang yang memang diperlukan. Ingat, ini khusus untuk barang yang memang dibutuhkan!

3. Mencari asuransi ramah kantong

Jika Anda saat ini telah memiliki asuransi, apakah premi yang dibayarkan memberatkan? jika jawabannya iya, maka sebaiknya coba potong premi yang ada.

Dengan mengurangi premi, memang membuat Anda mengalami pengurangan asuransi dalam beberapa hal – tetapi ini tidak masalah karena kecenderungan tidak berpengaruh banyak.

4. Hiburan murah meriah

Jangan karena ingin berhemat tetapi Anda dan keluarga tidak mendapat hiburan sama sekali. Selain dengan internet, Anda juga bisa memanfaatkan berbagai hiburan murah bahkan gratis yang ada disekitar bersama keluarga.

Mengujungi museum atau kebun binatang atau taman bersama keluarga bisa menjadi hiburan murah meriah.

5. Kerjakan pekerjaan harian mandiri

Jika masih memungkinkan, alangkah lebih baik untuk mengerjakan pekerjaan harian di rumah sendiri. Pekerjaan seperti mencuci pakaian, membersihkan rumah dan sejenisya lebih baik jika dikerjakan sendiri.

Tidak menggunakan jasa Asisten Rumah Tangga akan membuat pengeluaran bulanan berkurang.

Ini Isu Yang Akan Diangkat Indonesia di Pertemuan IMF-WB 2018

Indonesia akan mendapat kesempatan menjadi tuan rumah pertemuan International Monetary Fund(IMF)-World Bank(WB) di Bali dan ini akan membuat Indonesia diprediksi mendapat banyak keuntungan meskipun pada pertemuan ini РIndonesia harus merogoh kocek cukup dalam untuk menjadi tuan rumah.

Ada sejumlah agenda yang akan dibahas oleh negara-negara yang akan bertemu di Bali nanti. Sebagai tuan rumah, tentu Indonesia memiliki keistimewaan khususnya untuk mengangkat isu-isu penting pada pertemuan IMF-WB 2018 ini.

Beberapa gagasan serta isu penting yang dibahas Indonesia pada forum IMF-WB 2018 ini bisa mendongkrak perekonomian Indonesia khususnya ditengah berbagai gempuran berbagai krisis yang terjadi pada beberapa negara. Indonesia mau tidak mau harus mempersiapkan berbagai kemungkinan yang ada untuk bisa mengantisipasi berbagai dampak krisis yang terjadi dari negara lain.

Ada beberapa isu yang akan diangkat oleh Indonesia pada pertemuan IMF-WB nanti, diantaranya :

Penguatan IMS

Penguatan International Monetary System(IMS) menjadi salah satu isu penting yang dibahas pada pertemuan IMF-WB di Bali nanti. Ini terkait dengna berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh negara maju yang bisa mempengaruhi ekonomi global khususnya akan berdampak pada negara berkembang.

Perlu penguatan sehingga jika terjadi konflik antar negara maju, atau kebijakan yang dikeluarkan tidak mengganggu secara signifikan kondisi ekonomi global seperti saat ini.

Teknologi keuangan digital

Isu penting lain yang akan dibahas tentu mengenai Fintech. Fintech menjadi salah satu kemajuan karena memberikan banyak kemudahan bagi ekonomi, bisnis dan hal terkait.

Saat ini, kebijakan dan regulasi tentang Fintech belum final sehingga perlu pembicaraan lebih lanjut mengenai Fintech dan teknologi keuangan digital lainnya dalam forum IMF-WB 2018 nanti.

Mendorong ekonomi secara berkelanjutan

Ekonomi yang sudah berjalan perlu memiliki keberlanjutan. Dengan pembangunan infrastruktur serta pembangunan lain, perlu adanya kerjasama pihak swasta dan pemerintah.

Isu ini sangat penting untuk diangkat sehingga bisa mendapatkan regulasi dan aturan yang lebih jelas.

Keuangan Syariah

Keuangan Syariah merupakan metode pengelolaan uang berdasarkan nilai-nilai Islam.

Meskipun Syariah, permasalahan tentang pengelolaan uang dengan sistem Syariah seperti bank bukan hanya diperuntukkan bagi kaum Muslim saja – ini pun bisa digunakan oleh siapa saja tanpa terkecuali.

Isu tentang pengeuatan keuangan sistem Syariah juga merupakan topik yang perlu dibawa di pertemuan IMF-WB 2018 mendatang.

Isu-isu tadi bisa menjadi isu penting yang bukan hanya menguntungkan Indonesia sebagai tuan rumah, tetapi juga memberikan manfaat bagi ekonomi negara yang juga turut andil dalam pertemuan tersebut.

OJK Didesak Tertibakan Fintech Yang Teror Konsumen

Perkembangan teknologi memang terasa begitu bermanfaat bagi kehidupan manusia saat ini. Kepraktisan yang ditawarkan teknologi membuat banyak hal kini berubah secara drastis, mulai dari kebutuhan primer, sekunder dan tersier – semuanya kini bisa terbantu berkat adanya peran teknologi.

Dari sisi keuangan, teknologi juga turut mendorong banyak kemajuan. Salah satunya tentu adalah dengan kehadiran Fintech, sebuah layanan yang memadukan antara ilmu keuangan dengan teknologi terkini.

Fintech di Indonesia pun kini bertumbuh seperti tidak ada habisnya. Berbagai inovasi terus ditawarkan para pelaku startup yang ada di Indonesia maupun startup luar untuk ditawarkan pada masyarakat Indonesia.

Kemajuan Fintech yang memiliki efek positif tentu mengandung hal negatif pula, dan ini pula yang sedang ramai dibicarakan akhir-akhir ini.

Beberapa perusahaan Fintech banyak yang bermasalah dan dipanggil oleh  Otoritas Jasa Keuangan(OJK) untuk melakukan beberapa validasi dan klarifikasi mengenai layanan Fintech yang ditawarkan. Tak sedikit desakan untuk OJK untuk menertibkan OJK yang tidak ramah konsumen bahkan meneror segera ditertibkan.

YLKI desak OJK tertibkan Fintech bermasalah

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia(YLKI) mengatakan banyak menerima aduan mengenai Fintech yang bermasalah terhadap konsumen. Permasalahan ini seperti teror yang dilakukan terhadap konsumen hingga bunga yang diterapkan oleh perusahaan Fintech yang sangat tinggi.

Memang beberapa kali kasus terhadap penggunaan jasa Fintech sempat viral, seperti kasus peminjaman dana secara online. Saat tenggat waktu yang ditentukan konsumen belum mampu melunasi, perwakilan Fintech melakukan penagihan yang dinilai berlebihan karena juga turut melakukan teror.

Selain teror, tak sedikit agen dari Fintech tertentu melakukan penyalahgunaan data sehingga mereka bisa menggunakan data seperti nomor telepon keluarga, kerabat hingga bos untuk memberi tahu terkait hutang yang sedang dimiliki oleh konsumen Fintech tersebut.

Teror-teror seperti ini dinilai berlebihan sehingga OJK diharapkan bisa menindak perusahaan Fintech yang sudah terbukti melakukan cara-cara seperti ini.

Data yang dimiliki YLKI, setidaknya dari 300 perusahaan Fintech yang beredar saat ini, hanya sekitar 64 perusahaan saja yang telah memiliki izin resmi dari OJK.

Memang perlu regulasi yang lebih jelas mengenai Fintech yang ada di Indonesia. Selain memang bisa merugikan konsumen, Fintech yang tidak memiliki regulasi juga bisa terindikasi melakukan penyalahgunaan data sehingga akan merugikan konsumen bukan hanya dari sisi tunggakan yang terlalu tinggi, tetapi juga dari sisi privacy.

Apa Itu Dana Darurat?

Permasalahan keuangan memang sangat menarik untuk diperbincangkan. Masalah keuangan selain memang harus dipahami, ini juga harus dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu mendapatkan keuangan yang lebih baik.

Pemahaman tentang keuangan bagi sebagian orang mungkin tidak begitu penting. Anggapan semacam ini tentu saja keliru, karena berapa pun penghasilan atau gaji yang Anda dapat, pemahan mengenai keuangan dan pengelolaannya sangatlah penting untuk dipelajari.

Salah satu hal yang perlu dipraktekkan dan dipelajari adalah tentang dana darurat.

Apa itu dana darurat?

Seperti namanya, dana darurat tentu saja diperutukkan untuk keadaan yang darurat. Sangat penting sekali mempersiapkan satu tabungan untuk keadaan darurat karena jika tidak, maka ini bisa mengganggu keuangan Anda secara menyeluruh.

Siapa yang butuh dana darurat?

Jika sudah mengetahui tentang apa itu dana darurat, pertanyaan selanjutnya adalah siapa yang membutuhkan dana darurat? jawabannya adalah semua orang kecuali mungkin jika Anda yakin memiliki aset yang bernilai besar sehingga bisa meng-cover berbagai pengeluaran mendadak.

Anggpalh saat ini Anda sedang bekerja dan hanya dari gaji yang Anda terima penghasilan yang bisa Anda dapatkan. Bagaimana jika hal buruk menimpa Anda seperti di PHK atau mungkin harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar karena kebutuhan mendesak?

Hal yang pasti dilakukan jika tidak memiliki dana darurat tentu saja menggunakan uang tabungan yang Anda miliki. Cara lain mungkin Anda akan menjual aset yang Anda miliki saat ini untuk mendapat uang untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Hal berbeda akan Anda rasakan jika memiliki dana darurat. Anda bisa menggunakan dana darurat untuk kebutuhan mendesak sehingga Anda tidak kaget harus mengeluarkan uang banyak dari tabungan atau bahkan sampe harus menjual aset yang Anda miliki saat ini.

Cara menabung untuk dana darurat

Untuk bisa memiliki dana darurat, tentu saja Anda harus menabung dan menyisihkan penghasilan Anda khusus untuk dana darurat. Anggaplah saat ini Anda berpenghasilan dari gaji, ini bisa Anda sisihkan 10 persen untuk dana darurat.

Jangan pernah mengambil uang dari dana darurat kecuali memang itu merupakan sesuatu yang mendesak.

Selain itu, Anda harus berkomitmen untuk terus menyisihkan penghasilan Anda untuk darurat dan tidak menggunakannya selain untuk keperluan mendesak.

Dengan menabung khusus untuk dana darurat, Anda telah mempersiapkan rencana keuangan yang baik sehingga telah mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan jika terjadi kedepannya.

Begini Cara Mencari Ide Bisnis

Memiliki bisnis atau usaha sukses tentu merupakan salah satu dambaan banyak orang. Dengan memiliki bisnis yang sukses, hal semacam finansial otomatis tidak lagi menjadi sebuah permasalahan. Bahkan memang Anda dianjurkan memiliki bisnis sehingga bisa mendapatkan kebebasan keuangan dalam masa muda.

Meskipun sudah banyak yang mengetahui bahwa bisnis bisa menjanjikan banyak hal, tak sedikit dari orang yang sulit untuk memulai. Ada banyak kebingungan yang biasanya dialami oleh mereka yang baru saja ingin terjun ke dunia bisnis. Mungkin masalah kebingungan ini pun juga dialami oleh mereka yang telah memiliki bisnis dan ingin mengembangkan bisnisnya atau membuat bisnis baru.

Salah satu kendala disini bukan berbicara tentang modal dan sebagainya. Masalah modal sendiri sebenarnya sudah banyak dibahas oleh mereka yang sukses. Dari banyak penjelasan oleh pebisnis atau pengusaha sukses, nyatanya modal bukan merupakan faktor awal dalam membangun, jadi kita tidak fokus kesana.

Lalu, apa yang menjadi salah satu kendala bagi mereka yang baru memulai bisnis atau mungkin bagi mereka yang ingin mengembangkan bisnisnya? jawabannya adalah ide bisnis. Bagaimana menemukan ide bisnis tersebut?

1. Lakukan riset

Berbicara tentang bisnis atau peluang usaha, satu hal yang pasti harus dilakukan adalah melakukan riset. Anda harus mencari data dan fakta tentang berbagai jenis bisnis yang ingin ditekuni.

Anda juga bisa melakukan riset tentang apa saja bisnis yang sedang tren. Dari melakukan hasil riset, Anda bisa mendapat inspirasi untuk mengerjakan apa. Riset sangat penting sehingga akan memberikan banyak informasi mengenai apa yang dibutuhkan. Jadi, lakukan riset untuk bisnis atau produk!

2. Belajar dari orang lain

Ada yang mengatakan bahwa pengalaman merupakan guru terbaik. Ini memang betul adanya, Anda bisa memiliki pengetahuan dan wawasan saat ini merupakan hasil dari apa yang telah Anda lakukan dari masa lalu.

Tentang bisnis, Anda mungkin bisa langsung terjun dan mengalami kegagalan dan ini menjadi guru Anda. Meski begitu, ada cara lain untuk bisa mendapatkan hal yang sama tanpa perlu langsung merasakan kegagalan tersebut – hal itu adalah belajar dari pengalaman orang lain.

Tak sedikit orang yang membagikan pengalamannya, tentang bagaimana kegagalannya serta bagaimana cara ia untuk bangkit. Anda perlu untuk belajar dari orang lain, sehingga kaya akan pengalaman meskipun itu belum pengalaman Anda pribadi.

Gunakan ini dengan metode ATM(Amati-Tiru-Modifikasi) dan cari pengalaman orang sukses yang dimulai dari bawah dan coba ikuti hal yang bisa diikuti.

3. Amati tren

Dunia selalu berubah ini dinamakan tren. Baik dari sisi fashion, teknologi, bisnis dan lainnya semua mengalami perubahan bahkan pada bidang tertentu terjadi sangat cepat.

Tren sendiri bisa terjadi oleh banyak hal. Ini bisa terjadi karena para influencer atau karena hal lain. Hal penting yang bisa diambil jika Anda ingin mencari ide bisnis adalah dengan mengikuti dan mengamati tren yang ada.

Dari tren yang berjalan, Anda bisa mencari inspirasi sehingga bisa mengeksekusinya menjadi sebuah bisnis.

4. Membaca

Membaca merupakan jendela dunia! ini merupakan ungkapan yang memang pantas disematkan bagaimana pentingnya membaca sehingga bisa disebut sebagai jendela dunia.

Dengan membaca, Anda bisa melihat bagaimana segalnya terjadi. Anda bisa belajar banyak hal. Jadi perbanyak membaca sehingga kaya akan wawasan.

4 tips diatas bisa Anda coba dan terapkan sehingga bisa mendapatkan ide bisnis. Jalankan bisnis dengan keseriusan sehingga kesuksesan pun datang dengan serius.

Bagaimana Cara Merdeka Secara Finansial?

Tepat hari ini, 17 Agustus diperingati sebagai perayaan kemerdekaan Indonesia yang ke-72. Selama 72 tahun sudah Indonesia merdeka dari penjajah, tetapi apakah kamu sudah merdeka?

Sebagai seorang warga negara yang sudah merdeka secara kenegaraan, tentu menjadi tanggung jawab sendiri untuk dapat mengisi kemerdekaan dengan berbagai hal positif. Salah satu hal nyata yang bisa dilakukan adalah dengan menjadi orang yang bisa merdeka secara finansial.

Merdeka secara finansial atau dalam bahasa Inggris disebut financial freedom merupakan kondisi dimana seseorang sudah memiliki berbagai hal penting dalam keuangan meliputi tabungan, investasi dan aset. Seseorang yang sudah merdeka secara finansial bearti tidak akan memiliki kekurangan dalam keuangan untuk kehidupannya.

Mungkin di Indonesia masih sedikit orang yang sudah merasakan merdeka secara finansial. Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang hingga masa pensiun belum memiliki tabungan, aset dan lainnya sehingga menjalani hidup dengan keuangan yang pas-pasan bahkan kekurangan.

Untuk mencapai kemerdekaan dalam finansial, memang harus dilakukan sejak dini. Apa saja yang harus dilakukan sejak dini untuk mencapai kemerdekaan dalam finansial?

Investasi

Investasi bukan sesuatu hal yang baru bagi masyarakat Indonesia, tetapi apakah sudah banyak orang Indonesia yang sudah berinvestasi?

Berinvestasi merupakan salah satu kunci untuk mencapai kemerdekaan dalam finansial. Dengan investasi, maka uang yang kamu miliki bisa memiliki return yang lebih tinggi dan ini menjadi solusi terbaik jika ingin menghindari uang dari inflasi yang terjadi.

Berbisnis

Selain investasi, hal lain yang bisa dilakukan untuk mencari dan mendapatkan finansial yang lebih adalah dengan berbisnis.

Jika kamu saat ini telah bekerja, tetapi hanya mengandalkan gaji sebagai pemasukan utama, apakah ini akan menjamin untuk kebebasan secara finansial? jawabannya kemungkinan besar adalah tidak bisa!

Memulai bisnis merupakan jalan yang bisa diambil untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Tak sedikit orang berhenti bekerja dan fokus pada bisnis yang berkembang.

Aset produktif

Aset produktif bisa berupa kendaraan atau rumah yang tidak dihuni. Kamu bisa memanfaatkan rumah yang tidak dihuni untuk disewakan untuk mendapat penghasilan pasif. Selain itu, jika kamu memiliki mobil dan memiliki waktu senggang, ini bisa digunakan untuk menjadi taksi online.

Jika 3 hal tersebut bisa dimaksimalkan, merdeka secara finansial bukan lagi menjadi khayalan semata. Semoga berhasil!

Pelajaran Berharga Dari Film Margin Call

Pernahkah Anda menonton film Hollywood yang berjudul Margin Call? Jika belum, bagi Anda pegiat entrpereneur bisa menonton film ini sebagai salah satu referensi bagaimana sebuah perusahaan yang sedang berjalan dan mengalami kerugian mencari jalan keluar.

Intrik demi intrik dari film tersebut memang merupakan fiksi semata, tetapi pada dunia nyata hal yang terjadi pada film Margin Call bisa terjadi pada mereka yang memiliki usaha atau perusahaan. Tentu saja selalu ada resiko pada setiap kepemilikian bisnis atau usaha.

Film bisa menjadi salah satu referensi untuk mencari inspirasi serta belajar bagaimana menghadapi berbagai situasi ditengah keterpurukan perusahaan. Ini pula yang coba diangkat oleh Margin Call dengan mengangkat tema tentang perusahaan yang sedang mengalami kesulitan dan harus mengorbankan banyak hal untuk tetap membawa perusahaan tetap eksis.

Ada beberapa pelajaran menarik dari film Margin Call yang bisa dipetik khususnya bagi Anda yang berkecimpung atau yang akan berkecimpung pada dunia entrepreneur, seperti :

PHK menjadi solusi awal penyelamatan perusahaan

Dalam film Margin Call, perusahaan yang tengah mengalami kesulitan keuangan harus mengeksekusi salah satu hal yang bisa dikatakan sering dilakukan oleh perusahaan yang memang tengah mengalami kerugian. Hal yang dimaksud adalah Pemutusan Hubungan Kerja(PHK) guna mengurangi biaya operasional perusahaan.

Memang untuk melakukan PHK bisa jadi akan timbul rasa tidak enak hati, kasihan atau sedih. Meski begitu, lebih baik melakukan pengurangan untuk menyelamatkan lebih banyak, hal ini penting demi keberlangsungan perusahaan sehingga memiliki peluang untuk kembali bangkit ketimbang bangkrut lebih cepat.

Jangan terburu-buru membeli saham

Dalam film Margin Call, perusahaan yang sedang mengalami masalah keuangan mencoba menjual saham-nya dengan harga yang lebih rendah. Solusi tersebut mungkin bisa menyelamatkan perusahaan, tetapi ini berarti mengorbankan banyak investor yang terlebih dahulu membeli saham dengan harga yang lebih tinggi.

Meliahat dari kejadian dalam film tersebut, ada baiknya sebelum memutuskan membeli saham – perhatikan betul tentang track record dari perusahaan yang ingin Anda beli. Sangat penting mempelajari tentang perusahaan termasuk keuangan sebelum memutuskan berinvestasi disana.

Mengambil keputusan cepat

Dalam film yang berdurasi 109 menit tersebut, terjadi ketegangan para pimpinan perusahaan tentang strategi untuk menyelamatkan perusahaan. Butuh keputusan cepat namun tepat untuk menyelamatkan perusahaan yang menunggu kehancuran jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

Dari sini kita bisa belajar bahwa keputusan akan suatu kejadian harus dilakukan secara cepat. Terlambat mengambil keputusan bisa merugikan perusahaan bahkan membuat perusahaan tutup lebih awal.

Citra perusahaan amat sangat penting

Tidak dapat dipungkiri bahwa citra perusahaan akan sangat berpengaruh pada keberlangsungan dari perusahaan tersebut. Ini bisa menjadi pelajaran penting bagi Anda yang saat ini sedang memiliki atau akan memiliki sebuah perusahaan, usaha atau bisnis.

Lewat citra yang baik maka akan mendatangkan kepercayaan dari para konsumen. Imbas dari citra yang baik akan berdampak positif bagi kemajuan dari perusahaan tersebut.

Mengorbankan satu orang demi banyak orang

Dalam film Margin Call, perusahaan terpaksa harus mengorbankan satu orang demi keberlangsungan perusahaan. Ini mungkin terlihat jahat tetapi jika untuk orang banyak, hal semacam ini memang harus dilakukan.

Lebih baik mengorbankan sedikit untuk banyak hal dibandingkan kehilangan segalanya.

Beberapa pelajaran penting dari film Margin Call ini sangat bermanfaat dan bisa diterapkan dalam kehidupan nyata. Jika Anda belum pernah menonton film ini, sisihkan waktu untuk menyaksikan film yang akan memberikan pelajaran berharga bagi para pegiat entrepreneur.

Akankah AI Akan Mengubah Perbankan Lebih Baik?

Sebuah penelitian terbaru terhadap 34 bank besar di beberapa geografi (AS, UE, Singapura, Afrika, Australia, India) oleh Tim MEDICI menemukan bahwa 27 dari 34 bank ini telah menerapkan AI dalam fungsi front-office mereka dalam bentuk chatbots, virtual asisten, dan penasihat digital. Di seluruh wilayah ini, beberapa bank yang paling terkemuka di bidang ini adalah Bank of America, OCBC, ABN Amro, YES BANK, dll.

Aplikasi front-office jelas telah melihat peningkatan yang signifikan dalam intensitas, ruang lingkup, dan adopsi. Namun kenyataannya, strategi AI dalam industri perbankan AS jauh lebih beragam.

Otomasi adalah salah satu bidang yang lebih dieksplorasi aplikasi AI / ML. Perkiraan potensi pasar global RPA diproyeksikan menjadi $ 8,75 miliar pada 2024.

Semua bank besar di AS bereksperimen dengan AI di salah satu dari empat set aplikasi: penggunaan front-office; penggunaan back-office; perdagangan & manajemen portofolio di pasar keuangan; dan penggunaan pembelajaran AI dan mesin oleh lembaga keuangan untuk kepatuhan terhadap peraturan (RegTech) atau oleh otoritas publik untuk pengawasan (SupTech).

Di Asia, AI dapat menghasilkan nilai ekonomi antara $ 1,8 – $ 3 triliun per tahun pada tahun 2030, dihasilkan oleh pengenalan layanan & kategori produk baru, penghematan biaya yang timbul dari produk yang lebih baik, harga keseluruhan yang lebih rendah, dan peningkatan gaya hidup. Sementara dua ekonomi terbesar di dunia mendominasi penelitian dan pengembangan global di bidang kecerdasan buatan (AI), Credit Suisse mengharapkan Cina untuk datang pertama dalam lomba.

Diharapkan memiliki dampak ekonomi global

RPA diharapkan memiliki $ 6,7 triliun dampak ekonomi global, sebuah rencana yang akan menghasilkan pertumbuhan 40-45% dari pengeluaran global untuk teknologi.

Dalam salah satu podcast Provoke.fm, Brett King, JP Nicols, dan Philippe Van Fraechem (GM, Eropa Utara & Direktur Program Seluruh Dunia, EFMA) membahas di mana bank-bank dengan adopsi AI, menekankan peran pengalaman pelanggan dan keberhasilan pelanggan dalam membawa teknologi canggih ke area yang berfokus pada pelanggan – baik di industri perbankan dan di dunia teknologi / internet – dan apa yang bisa kita harapkan untuk mereka di 2018.